28 Mei 2009

Budaya Pengamen Semakin Maju










Foto by: Martin
Belum lama ini Yogyakarta mendapat hiburan baru bagi para pengendara mobil maupun sepeda motor. Pasalnya daerah perempatan lampu merah di daerah Yogyakarta terdapat pengamen yang berdandan seperti pemain REOG atau JATHILAN. Perkiraan saya dari pertama, mereka mengamen hanya sekedar mencari dana untuk apa? tapi ternyata mereka mengamen seperti halnya pengamen-pengamen biasanya. Dengan dandanan yang agak ngeri bagi orang awam memiliki keistimewaan tersendiri. Ketika menunggu lampu merah, orang menjadi terhibur, namun banyak pula yang malah takut. Apalagi anak-anak kecil.Setiap pengendara kadang memberikan uang kertas 1000 rupiah, bahkan lebih. jika dihitung setiap harinya bisa mendapat penghasilan yang lumayan bagi pengamen tersebut. Namun fenomena "human interest" yang terjadi ini lama-kelamaan menjadi suatu kecurangan. dari hasil pantauan yang dilihat dari salah satu orang yang saya kenal, mereka sering "didrop" dengan mobil untuk memulainya mencari uang. semakin lama di setiap perempatan jalan pasti ditemui. Sangat disayankan hanya karena mendapat lebih mereka malah semakin "menjadi.jumat, 22-05-2009 (01.00AM) Martin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar